December 18, 2010

Wish it's Raining




As the rain colored my face with her game of shades
She whispers about
Freedom, and resurrection
hope, and reflection

As she devours what is left under the sun
Sirens a chaotic symphony about calmness,
and contradictions

As we look up the sky,
don’t know whether to be grateful or regret

...

I wish it’s raining forever

Bms/Dec 2010






doesn't it's mindblowing? kalo suara paling menenangkan di dunia. Justru suara paling acak dari semuanya? Ato mungkin ada suatu kode tersembunyi dari suara rintik hujan? Hmm...

December 02, 2010

Limbo #2

"I'll hide from the world behind a broken frame"
Sunburn - Muse


Because sometimes I wish I can be forgotten

November 30, 2010

Please?


Please take me here anyone
I want a time off,
like, NOW






pic by Sadir89.deviantart

November 21, 2010

Limbo #1

Dimana letak imajinasi dan memori di dalam otak kita? Imajinasi yang terekam, sebuah ide atau harapan yang selalu kita bawa dan ingat. Apa terletak di tempat yang sama di mana kita letakkan ingatan kita, hal-hal yang benar terjadi? Dan apa pada satu waktu keduanya bisa tercampur?

Rasanya konyol ya mempertanyakan kebenaran ingatan sendiri. Tapi gini, kadang ada momen di hidupmu yang suriil banget, satu dua detik yang menyimpulkan segala-galanya. Ga ngerti? Haha anggap aja ini momen yang sangat berharga dan, di momen itu juga kamu tau kamu gak akan bisa ngulang ini lagi. Sampai akhirnya kamu jalan lagi dengan segala naik turunnya kehidupan, mengalami banyak momen baru dan akhirnya pada satu titik, kamu duduk, dan kamu sadar kamu udah banyaaaaaak banget berubah sampai kamu lupa gimana rasanya jadi kamu yang dulu.

Terus kamu mulai ngeluarin satu-satu kenanganmu dan, kamu sampai di ‘momen’ itu. Dan kamu tau kalo kamu yang dulu nganggap potongan ini berharga banget dan seharusnya bisa ngebuat kamu emosional dan ngalami flashback lah ato apa yang biasa ada di adegan film. Tapi nggak. Di kehidupan nyata, kamu bisa segitu banyaknya berubah sampai pas kamu liat ke belakang lagi, kamu nggak ngerasa apa-apa.

Jadi gitu yang kurasain sekarang, aku muter kembali waktu itu dan aku nggak ngerasa apa-apa. Apa aku seneng? Nggak, lebih ke lega. Dan, rindu? Ya, rindu, kaya rindu ke kawan lama. Dan takut, kenapa aku bisa gampang banget lupa? Apa aku emang gak punya apa-apa buat diinget?

Seharusnya kenanganku dicatat biar gak pudar ato apalah. Tapi ya itu, kalau dicatat gampang dibaca dan aku bakal punya kecenderungan buat terpaku di waktu itu aja. Dan sampai sekarang aku ga ngerti harus diapain potongan ini. Apa aku bersikeras maksa diri sendiri buat terus inget dan inget apapun yang terjadi? Mustahil. Apa membiarkannya berdebu?

Tapi jangan sampai mencoba menambal kekosongannya, atau kenangan ini udah gak lebih dari salah satu keping khayalan lagi


Seriously, I should read book or something to help myself rite now. Or I question myself too much and turning schizophrenic, I mean the real one

October 21, 2010

A Few Words I've Been Humming Lately

Kamu tau ga kamu tau ga?

Jangan pernah membiarkan orang lain membuatmu ngerasa ga berharga.
Jangan biarkan mereka ngedikte apa yang perlu untukmu dan yang gak perlu.
Jangan pernah opini mereka ngebuat kamu pengen jadi orang lain.
Dan terutama.
Jangan sampe mereka membuatmu merasa mimpimu bodoh.

Intinya.
Jangan berdiri di atas kaki orang lain.
Mikir pake otak dan hatimu sendiri.

Dan. Never. Ever. Do something because of anyone but you.






sedang perlu suntikan optimisme, lagi ngerasa beneran worthless belakangan ini. Aku mau bilang gara-gara seseorang (yang terpaksa terjebak sama dia), tapi itu cuma berarti aku nyari alasan. Aku gak tau. Mungkin aku kurang kuat buat nyuekin dia dan dunia, aku terlalu 'ngambil' semuanya. Kadang ada saatnya kamu perlu nutup kupingmu dari ricuhnya suara luar dan konsentrasi sama apa yang bener-bener kamu mau. Yap. Jadi buat yang ngerasa sama-sama lagi stuck sama aku (believe me, I know you hate me too darling). Salam jari tengaaaaaaah :) ups terlalu kasar ya.

September 05, 2010

Picture 1


Had gone too far (23 08 10)



Finally had time to scan this. The picture look softer in real life, though. Scanner made it crisp and distorted.. ohwell. Made by mechanical pencil, 2B. Which I regret, 'cause carbon pencils make better pictures, but I'm too lazy to sharpen my carbon pencils. There's no story behind this, but I do hope there is a door somewhere lead to this place, haha.

August 31, 2010

There Goes August, Here Comes September!


In the middle of September
We still played out in the rain
Nothing to lose but everything to gain
Reflecting now on how things could've been
It was worth it in the end

Now it all seems so clear
There's nothing left to fear
So we made our way by finding what was real
Now the days are so long
That summer's moving on
Reach for something that's already gone

Daughtry-September


This August was definitely life changing for me. Being in 12 grade, feeling that my future is so close and actually starting to plan it. Conclude and ended a twisted story o' mine. Facing choices, REAL choices. And finally, getting mature.

Someone ever said that "We always regret our choices, but without choosing we won't know anything, and to don't know anything is the biggest regret of all"

So, even if I don't like the way I feel know, but I know that this choices made for good, and may God help me. Help us, help whoever need help, to step forward to September.

And the months after :)

July 26, 2010

Staying Up Late Again

Hi, I’m staying up late again.

Kenapa ya anak muda itu suka tidur larut, dan orang tua bangun pagi? Kata Hemingway, karena orang tua pengen hidup satu pagi lagi. Mungkin buat kita karena kita gak mau hari ini berakhir cepat. Bahkan walaupun itu hari yang buruk. Malah makin buruk makin gak mau tidur, karena banyak yang belum terselesaikan.

Ah, ngomong-ngomong waktu. Gak kerasa aku udah temenan sama Tata nyaris 3 tahun. Rasanya baru kemaren ketemu dan tiba-tiba hari ini aku udah nganterin dia ke airport buat kuliah. Tata nangis, yaiyalah, kita-kita yang nganter nahan diri aja padahal dalemnya udah mau meledak haha. Sebelum pesawat terbang di-sms katanya makasih selama ini udah mau jadi sahabat yang baik, duh melankolis. Moga tahun depan aku yang kaya gitu.

Anyway, the point is. Hari ini tiba-tiba aku dapet pukulan telak, kalo waktu ga berjalan selambat yang kukira, tiga tahun bukan tiga tahun, tapi satu jam yang kuhabisin di airport. Dan satu hari bisa berlalu kaya gak pernah berlalu. Kadang pas lagi sibuk-sibuknya aku berhenti dan mikir, “kok aku bisa disini ya?”, maksudku, sejak kapan aku jadi segede ini? Tiba-tiba aja aku udah tujuh belas dan rasanya kaya emang dari dulu udah tujuh belas haha.

Ya gitulah waktu. Matematika boleh bilang 24 jam, 8 bulan lagi, 50 tahun lagi, atau apalah. Tapi bagi kita yang hidup di dalemnya, pokoknya tau-tau udah nyampe lagi di ujung. Makanya kalo bisa, aku pengen banget nangkep semua yang kupunya sekarang, terus masukin kotak, biar bisa kubuka nantinya kalo-kalo aku lupa aku tuh dulu kaya mana, haha. Tapi gimanapun, yang paling penting cintai momen yang sekarang.



Gak ding, yang paling penting sekarang cepetan tidur sebelum jam 5.

July 17, 2010

Back in Action

Rasanya pengen banget ada orang yang bilang:
"Udah Bin, you worth so much than that, lupakan, dan jalan terus ke depan"

Woooo, post pertama setelah 2 minggu kok langsung gini?? hahaha, apa kek, say hello dulu sama orang2. Tapi maaf. Kalo soal blog rasanya kalo ga jujur ga puas. Jadi gini deh. Ohya, alasan 2 minggu ngilang karena aku emang lagi ngilang ke Bandung. Liburan yang life changing, maunya. Tapi ternyata enggak, kalo iya harusnya kalimat pertamaku: "Hey hey hey aku punya pacar looooooo". Maunya.




Liburan kemana-mana bawa notes kecil biar ga bosen. Yah, ini salah satu coretanku. Ketauan ya lagi murung? haha. More pitcures later.

June 24, 2010

Aftermath

Nangis emang obat terbaik. Iya, akhirnya aku nangis, haha. Tapi aku juga ga bisa dibilang udah sembuh sepenuhnya. Masih sensitif nih. Masih ada rasa nyucuk kecil di dada. Hm, gapapa Bin, you’ve been through this before. Walau yang sekarang lebih berat cobaannya, tapi anggaplah karena kamu udah lebih dewasa, Tuhan memberimu porsi cobaan yang lebih gede. Moga Dia juga ngebimbing aku ngelewatin ini, Amin.

Emang kaya mimpi itu semua, dan memang hal itu cuma boleh dijadiin mimpi. Karena kalau aku berharap itu jadi nyata, aku jadi buta sama apa yang terjadi di sekelilingku, jadi buta sama arti sesungguhnya. Dan akhirnya aku tersandung. Ya kan? Tapi ada orang-orang, teman baik di sekelilingmu yang tangannya terulur untukmu, yang pundaknya siap sedia dibasahin sama air matamu, yang ga keberatan jadi garing cuma buat ngembangin senyummu lagi. Gunakan itu baik-baik.

Dan, kabur. Aku udah berkali-kali bilang pengen kabur. Tapi sebenernya aku gak harus kabur. Karena hidup sendiri adalah roda terbaik. Ada kalanya, orang-orang inilah yang jadi pusat hidupmu. Dan ada satu orang khusus yang untuknya kamu bisa tertawa tergelak-gelak dan nangis sedu sedan detik kemudian. Orang yang mempengaruhi hatimu. Tapi nantinya hidup bakal mutar itu semua, nantinya kamu bakal terkejut nyadar udah seberapa bedanya semua ini sama dulu. Orang-orang baru yang ga kalah baiknya, tempat dan waktu lain yang memenuhi memori, orang khusus yang bikin kamu jatuh lebih dalam lagi. Dan pastinya, kamu sendiri udah beda.

Makanya, aku gak perlu kabur. Aku cuma perlu jalanin ini semua sekali lagi. Naik turunnya. Tertawa selagi bisa tanpa merindukan masa lalu atau mencemaskan masa depan, dengan hati besar dan terbuka yang menyambut segala kesempatan.

Yap. Ini penutupan satu cerita dan awal babak baru :)


maaf 2 post kemaren murung banget. tapi kalian ga bakal nemuin itu lagi deket deket ini haha. karena aku udah nangiiiiiiis :D mengejutkan banget ya gimana sekali nangis aja bisa berdampak besar buatmu. Buatku nangis ngejelasin semuanya, ngebersihin pandanganku yang udah berkabut. Jadi aku ga bakal kabur kemana-mana lol. Aku ga bakal mau juga, aku mau ngadepin masalah2ku dengan hati besar dr sekarang. Bantu bantu ya.

June 16, 2010

Rasanya Pengen Nyemplung ke Laut Terus Numpang Kapal Sampe ke Mediterania

Aku selalu mikir hidup tuh persepsi. Pandangan.
Aku memandang hidup sekarang ini kaya anjing gila yang ngejar-ngejar aku.


Haha, aku gak mau curhat, mengingat sekarang blogku dibaca orang jadi aku harus sembunyi dikit. Yang bisa kukasih tau ke kalian sekarang, aku lagi direntetin masalah. Gak di rumah gak di sekolah, padahal tempat singgahku ya cuma dua itu, kalo dua-duanya sama menyebalkannya aku harus kabur kemana dong?

Tapi makasih buat Gita, yang pundaknya mau kupinjem seharian. Sayang aku gak bisa nangis, gimana sih biar nangis? Mungkin kalo kamu kebanyakan sok kuat, kamu jadi kuat beneran? Tapi gak nangis bukan berarti kuat, itu cuma berarti kamu pinter pura-pura. Kalo kamu kuat harusnya kamu hadapin masalah itu, ya nangislah ya marahlah, terserah.

Lo kok jadi lecture lagi?

Ya pokoknya gitulah. Intinya aku harus lari terus biar ga kegigit. Pengecut ya?

Tapi gimana lagi, aku gak mau lumpuh seumur hidupku.

June 08, 2010

Pejamkan Matamu dan Kamu pun Sampai

Kadang rasanya pengen kabur aja. Ninggalin semua noda. Ke tempat baru, ga ada yang mengenalku. Ke tempat di mana aku gak perlu pura-pura. Gak perlu berubah. Gak perlu merasa was-was atau berharap. Tempat yang beneran nyata dan memberiku kesempatan buat bersinar. Bukannya yang memaksaku jadi sosok lain. Bukannya yang penuh aturan dan batas samar. Tempat yang gampang dihuni dan gampang ditinggalkan. Bukan yang mengikat dan meninggalkan luka. Dan terutama tempat yang ga ada kamunya. Atau kamu, atau kamu. Muka-muka yang membangkitkan memori. Aku pengen melepas semuanya dan melangkah lebih ringan.

Ke tempat dimana orang-orang ga perlu sembunyi untuk mencintai.

*yanglagimalesbelajarfisika: Bina

May 28, 2010

Seharusnya belajar

Hey, met malem

postingan terakhir berat ya? tenang, sekarang mau nyantai aja kok.

You know, inspirasi bisa dateng melalui segala cara/jalan. Buat Beethoven, kesedihannya. buat Monet, taman favoritnya. Buat Rowling, sapi-sapi yang dia liat pas naik kereta api. Buatku, kebosananku :)







Sorry for the crappy qualities.. Aku ngebikin ini semua di Drawing Panelnya HP-ku :P pake touch pen-nya jadi susah dikontrol, biasanya pas jam pelajaran :D

Tapi jangan membiarkan media membatasi kreatifitasmu!

Yep, over and out

May 25, 2010

Berteman dengan Kesedihan

Mengejar kebahagiaan.

Kata-kata yang tertulis di Deklarasi Kemerdekaan USA, yang juga dielu-elukan 6 milyar manusia. Mungkin karena dunia ini makin ramai dan ramai tapi kita malah makin merasa sepi. Mungkin, kebahagiaan bisa nyembuhin luka kita, jawab pertanyaan-pertanyaan kita, menggariskan apa yang hitam apa yang putih.

Tapi gimana kalo. Kebahagiaan itu cuma kaya narkotik. Nikmat, iya sih, tapi jadi kecanduan dan kamu mau ngelakuin apa aja buat bisa nenggak itu lagi? Kamu berbohong. Kamu membunuh. Kamu korupsi. Kamu minta Xanax sama doktermu. Pertama denger Xanax aku pengen ketawa. Ampun, segitu gilanya kah dunia ini sampai ketidakbahagiaan pun bisa diobati sama pil?

Btw, kenapa sih kita takut banget sama ketidakbahagiaan?

Karena dia membawa hal-hal buruk, iya. Tapi kesedihan juga sumber inspirasi tak terbatasnya seniman-seniman terbesar dunia. Beethoven, van Gogh, Galileo... Iya, bahagia bisa ngebuat kita pengen menari, tertawa, jadi spontan. Tapi dengan sedih kita merenung, menghargai, belajar.

Sedih dan senang itu kekuatan yang besar. Tapi mereka kaya pisau, Potongannya untuk seorang ibu adalah makanan yang hangat dan penuh kasih sayang untukmu. Tapi psikopat menggunakannya untuk hal-hal paling mengerikan yang bisa kamu bayangkan.

Sedih dan senang itu pasangan. Kalau terlalu terpaku sama satunya, semuanya kacau. Hey, jadi man
usia emang harus bahagia dan menyebarkan kebahagiaan. Tapi jangan menolak sedih karena sebenernya itu cuma seorang bijak yang menegurmu supaya ga buta oleh euforia dunia fana.


Karena Bambi bilang:
“The colder the winter, the warmer the summer”



>>> Barusan baca review buku “Against Happiness” (Eric G. Wilson) dan aku bener-bener tertarik sama idenya! Selama ini kebahagiaan itu tujuan umat manusia, dan makanya hal-hal yang nggak membahagiakan memalukan dan patut dihindari, orang-orang mati-matian berterapi, nenggak pil, ikut workshop, baca buku-buku, sampe mensahkan segala cara untuk mengobati kesedihan kaya kesedihan itu penyakit berbahaya. Penulisnya udah muak sama sistem kecanduan kebahagiaan ini dan tiba-tiba dia tertegun, Kenapa gak sambut aja kesedihan? Buku yang jujur. Berencana buat hunting bukunya pas ke Bandung nanti :)


May 18, 2010

Keluarga kaki

What I did the night before Biology Test



Meet Mr. Toe, Mrs. Toe, Toe Jr. , Toe-rina, and Pinky! :D
Yeah, drawing tiny people on your stinky foot brings more happiness in life than knowing which hormone stimulates ovulation.

May 14, 2010

You Know Who You Are :)

Ya ampun, mau nangis mau nangis mau nangis.

Barusan baca notesnya temen dan... tau nggak kegagalan terbesar seorang classmate? ngebuat classmate lainnya ngerasa ga keterima. Padahal kita kan bakal satu ruangan selama setahun penuh, jalanin suka duka bersama di satu ruangan kecil, jadi kenapa sih ga saling mendukung?

Pokoknya yang ngerasa notesnya kukomen barusan, aku sayang kamu dan maaf kalo aku juga sengaja/g sengaja bikin kamu ngerasa terasing. You are a great person, believe it. Agak pendiem memang, tapi siapa peduli? Aku pernah ketemu orang-orang yang lebih ribut dan mereka gak lebih baik dari kamu :) keep being yourself, girl.

Dan, buat kita, orang-orang yang suka ngomongin orang

BERKACA DULU DEH

April 26, 2010

Too Tired to Post

Yeah, ga bisa jelasin banyak, pokoknya.

Pocari.
Capek, basah.
Yel-yel Hamtaro.
Peras spons.
Tumpah-tumpah.
Tambah capek.
Tambah basah.
Pesimis
Pesimis
Pesimis
...
...
MENANG!
SATU JUTAAAAA! :O

Ya untuk selengkapnya mohon bacalah blog teman2 saya yang lebih lengkap :p

April 17, 2010

Apapun Untuk Kaos Alumni Lengan Panjang Jelek Warna Biru Lengkap Gambar Ganesha di Perutnya itu

Aku jadi ikut suram.

Kenapa? Selain betebarannya anak berprestasi di SMANZA yang keterima di univ2 terkenal Indonesia, tapi banyak juga yang gagal masuk univ impiannya, berprestasi pula. (*Meluk Tata*, you can do it, girl!)

Yang membawa saya ke pertanyaan yang udah gentayangan dari kemaren:

APA ITB KETINGGIAN BUAT AKU??

Gila, aku ga seberprestasi mereka, sepinter mereka, ato seberuntung itu (krn percaya ato nggak ini soal untung2an juga). Dan.. dan.. mereka gak masuk??? Ya ampun harus kaya mana lagi sih biar bisa kuliah di tempat bagus? Nasib orang kaya aku gimana??

Oke, mungkin aku ‘agak’ terlalu berlebihan. Aku juga pernah sih punya prestasi, pernah pintar, pernah benar-benar berpikir aku bakal kuliah di ITB. Tapi itu pas SMP bo. Pas segalanya terasa indah dan mudah. Jujur ini memang membuat aku, agak, histeris.

Kenapa sih emangnya. Soalnya masuk ITB tuh buat ortuku tuh kaya, harga mati, kalo bukan itb, jelek sudah (salah satu faktornya karena ayah saya lulusan itb). Itu tuh udah kaya obsesiku sejak kecil! Bener kata Amel: “Kayanya sejak ditimang kamu udah didoktrin masuk ITB deh bin”

Aku gak bisa ngebayangin kecewanya ortuku kalo sampe aku gak masuk. Bisa-bisa ayahku marah, terus dihukum ga boleh keluar rumah, karena emang ada yang kaya gitu. Ato bahkan dicoret dari warisan?? Oke yang terakhir agak lebay.

Maaf ya, postingannya suram banget ga ada ngasih inspirasi. Tapi maafkan kecemasan saya teman-teman.

YAAMPUNLILISLISASIAPAPUNYANGMASUKITBMOHONBANTULAHDIRIKUUUUUUUUUUUUUUUUU!

Ups, salah.

Harusnya aku minta tolong ke Allah.

Oke, kalo gitu aku mau mulai berdoa panjang.

Kalian udah tidur aja, jam segini kok masih bangun.


Ya Allah…………………………………(masukkan 10010100 paragraf disini yang intinya ITBITBITBITBITBITBITBITBITBITBITBITBITBITBITB)…………………………………………………………………..

April 07, 2010

Pelajaran dari Selai Kacang dan Jus Jeruk

Met pagi! tumben2nya kan ngepost pas pagi.

Pagi ini pengen minum jus jeruk, serasa hotel aja, tapi karena ga ada jeruk dan terlalu malas bikinnya, jadinya Pulpy Orange aja dah :D makannya? Roti isi selai kacang sama meises. Penasaran, aku ngeliatin satu-satu kemasan sarapanku, dan nemuin:

Pulpy dari Cibitung:


Ceres dari Bandung:


Skippy jauh-jauh dari prov. Shandong, Cina:


Dan Roti "Sweet", dari Jl. Jend. Sudirman, Balikpapan! :D


4 tempat yang beda zona waktu, iklim, kota, negara, bersatu di meja makanku :)

Kadang kita lupa gimana perjuangan makanan2 ini cuma buat datang ke meja makan kita, dari benih dia tumbuh dalam hitungan minggu/bulan; kalau selamat dari hama, banjir, kekeringan, dan sesuai standar; Dipanen petani; Dibawa ke pabrik buat diolah dirubah bentuknya; Dikirim nyebrang lautan atau sekedar toko di sebrang jalan; dipajang di etalase; dan akhirnya kita beli. Tapi ada aja yang ga pernah kebeli atau dimakan dan akhirnya basi dan dibuang gitu aja. Sedih.

Karena makanan bukan tentang kita aja, tapi tentang kesabaran petani, buruh yang dibayar murah, orang-orang kecil lain untuk memastikan kalo makanan ini bisa sampai, dan juga keringat orangtua kita
.

Aku sendiri suka buang makanan hanya gara2 ga suka atau lagi ga mau, padahal aku tau apa artinya sisa nasiku buat orang miskin dan anak-anak kelaparan di Afrika sana. Tapi karena kita teralu nyaman sama hidup kita, kita lupa betapa beruntungnya kita, bukan soal makanan aja, tapi juga: dilahirkan di bawah atap yang kokoh, kenal listrik sejak bayi, punya tabungan, dan bisa sekolah. Karena faktanya orang2 kaya kita cuma 25% populasi dunia..

Hm, jadi serius ya, gapapa, ga pernah terlalu pagi buat memulai pelajaran :) Semoga dengan ini kita bisa lebih bersyukur pada Tuhan.

April 04, 2010

Just Updating :D

Hai, btw, ini pos kedua buat hari ini.

Well, selain nyelsein rubik sama kawat2an tadi, aku juga melakukan hal2 yang lebih berguna. Kaya: Bikin Ihda nangis >:D Aku gak terlalu pinter reka ulang kejadian, jadi poinnya gini aja: Kita nyembunyiin hp-nya Ihda, sok-sok suci gak ngerti apa-apa lalala, pelajaran agama Ihda sms-an sama hp satunya, Bu Elida ngeliat terus nyita hp satunya, sampe pulangan Ihda masih minta sama Bu Elida buat ngembaliin hpnya, Bu Elida g mau, soalnya Ihda sering sms-an sih (salah siapa sekarang?), Ihda mulai nangis :D Then... segerombolan org tiba2 masuk nyanyi2 bawa kue ultah. yeeeei!! Haha, hepi bird day ya Da. Tapi kata Amel padahal akting ibunya itu diluar rencana, hoooo... jangan2 bukan akting lagi?

Nonton Alice juga sama keluarga, aku bilang sih seru2 aja. Soalnya ceritanya aneh, jadi menarik. Tapi emang bukan tipe film semua orang suka, namanya juga filmnya Tim Burton :D Tapi aku suka film2nya Tim Burton, animasi dgn aura kelam! keren keren..

Terus apa lagi? Oh ya, makin lama aku makin gleeky nih :( gawat. Kemaren aja udah download 3 lagunya, buka2 profil karakter, dan tanpa sadar baca hampir semua tweet di twitternya Chris Colfer, lol. Oh well... memang sudah waktunya saya beranjak remaja.

Little Puzzles for Bigger Happiness

Hari ini aku melakukan dua hal yang membanggakan:


First, I finished THIS rubic during Math Class! Yaaaaay!


And then, I even solved this trickery :) Can you make the heart off the rectangle? It was so frustating that when I finally solved it I can't resist to cheer! Thought it was louder than I want, hoho.

Maybe for you all of these seems useless an unimportant. But not for me, you see, there are so many wonderful things in life that sometimes we even forget how wonderful it is. But sometimes, there are smaller things that can remind you, like a smile of a stranger or solving a little puzzle. So, I won't pop my own bubble of happiness just because I find it ridiculous. Well, what I'm trying to say is:
just let me be happy! :D

March 27, 2010

Earth Hour-ing

So, tahun ini rumahku ikutan Earth Hour :)




Hem, aku ga peduli kata orang yang ga setuju soal pengaruh Earth Hour lalala, buatku ini cara yang menyenangkan dan simpel buat berkontribusi. Pastinya lebih berguna daripada komentar doang.


So, what did I do during the lights out? Main monopoliiiiiiii! :D hehe udah lama ga main sama adek2, asik juga walau pertamanya agak ribut gara2 Audi yang selalu berusaha matiin tiap llilin yang kunyalain. Terus kan di depan ada pengajian, banyak orang rebanaan, anak-anak lari2, lala. Nah, pas tadi matiin lampu rumahku malah didatengin bapak2, nanya apa listriknya turun terus nawarin nyalain lagi, duh.

Ini juga Earth Hour pertama buat Audi si kecil, dan dia kayanya belum ngerti konsepnya, jadi pas dia kebelet: "Mo pipis ah", ngeloyor, cetek nyalain lampu kamar mandi.

Tapi jujur lampu halaman belakang ga kumatiin, takut :P

But anyway, that was fun! Moga tahun depan bisa gini lagi.

Happy Earth Hour, people!


March 17, 2010

Sesuatu Telah Hilang

Aku tak tahu denganmu, tapi aku merasakan sesuatu telah hilang. Mungkin kita tampak bahagia dengan senyum di wajah dan tawa membahana. Tapi ada kehampaan di dalam sini. Semua orang memakai topeng. Semua kata terbungkus rapi. Semua, adalah kebahagiaan yang dangkal, yang cepat terlupakan dan menimbulkan kesendirian.

Aku tidak bahagia, tidak sedih, tidak marah. Hanya rasa bosan. Perasaan mengerikan seakan jantungmu berhenti berdetak dan lubang besar menganga tumbuh menggantikannya. Tanpa sadar aku sudah menjadi seseorang dengan tatapan mata yang datar dan berlapis.

Tapi kamu juga melakukan hal yang sama, kan?

March 11, 2010

I Just Wanna Live as I Am

Hi :)

Hehe, belakangan ini aktif ngepost ya, lagi mid semester sih. (loh? loh?)

Tadi pas main looklet, mama tiba2 datengin sambil nanya:

"Kakak mau jadi desainer ya?"

"hah? ya enggak lah mam, ini iseng aja, biasalah anak cewek hoho".

"Oh... ayah udah pusing lo pas liat kakak main ini, katanya udah capek banting tulang kerja ujung-ujungnya kakak mau jadi desainer"

"..."



Tau nggak, satu hal yang kubingungin dari ortuku. Ayah selalu bilang kalau aku boleh jadi apa aja, terserah, whatever you want, etc etc. Tapi di belakang, sama mama, ayah bakal 'curhat' soal kekecewaannya pas aku ungkapin satu minat. Terus mama curhat ke aku. Kadang aku mikir mungkin mama bohong. Soalnya yang ngebet pengen aku masuk perminyakan kan mama.

Aku agak ngerti. Ayah emang sayang banget sama aku, kaya setiap ayah buat putri pertamanya, makanya ayah gak mau nyakitin perasaanku, yang memang gak pernah. Jadi ayah bilang "terserah kamu mau jadi apa", padahal ayah punya banyak keberatan di sana sini.

Sedangkan. Mama dulu lahir di keluarga pedagang, ekonominya naik turun. Makanya mama gak mau aku susah. Mama sayang aku dan walau mama juga bilang "terserah kamu aja", tapi kalimat belakangnya pasti "tapi, kak, perminyakan itu bagus banget lo kesempatannya" ato "mama juga pernah seidealis kamu, tapi akhirnya kamu harus mikir duit, makanya perminyakan..."

Terus aku sampe di fase. "Aku gak mau ngomongin apa-apa soal masa depan, biar aja mereka kebingungan, nanti juga akhirnya perminyakan"

Kukira kuliah akhirnya aku bisa bener2 nentuin jalan hidup. Aku gak mau terikat uang. Oke, uang juga penting, tapi aku gak mau hidupku berputar di uang terus.

Aku pengen susah. Pengen ngerasain hidup. Pengen berjuang. Sejak lahir udah ditempatin di lingkungan nyaman. Akhirnya aku pengen keluar, nyatu sama dunia, sama orangnya, belajar, berteman, berkontribusi. Aku gak mau hidupku cuma di batas lingkaran aman aja...

Pokoknya aku cuma pengen hidup sebagai diriku sendiri. Gitu aja. Aku juga anak yang gak bodoh kok, aku juga mikir, walau kubilang pengen susah, aku bukannya mau jadi pengemis yang bikin malu keluarga. Cukup beberapa waktu biar aku bisa memperjuangkan hidup. Apa itu buruk ma, pa?

...

Hmph. Andai aja ngomong sama orang tua segampang nulis di blog, ya.

March 09, 2010

This Funny Feeling Inside...

Kadang aku teringat masa-masa dulu, rasanya ingin tertawa dan menangis sekaligus. Kalau bisa aku pengen mengulangnya lagi, tertawa sepuluh kali lebih keras, menangis sepuas-puasnya, mencintai lebih dalam, menghargai setiap kenangan, dan akhirnya merengkuh detik itu dan menguncinya di peti. Kalau-kalau aku lupa bagaimana rasanya.

Tapi waktu berjalan.

Kenangan baru mengisi. Kenangan lama memudar. Wajah silih berganti. Ikatan melonggar. Namun wajah mereka akan tetap terpatri, bukan hanya sebatas kenangan, tapi sebagai kawan hidup, semua ajaran mereka, bimbingan, dukungan. Akan selalu mengiringi, hingga mati kuharap.

Karena waktu adalah hadiah

“Sayang bila kenangan saat ini hilang karena kita terpaku masa lalu… hal yang menyenangkan itu bukan untuk diperbandingkan. Hal yang kini kita rasa menyenangkan hanya bisa kita nikmati sepenuhnya saat ini. Karena itu, hargailah setiap momen indah dan waktu saat ini.”*

Tidak salah untuk merasa bahagia, siapapun itu disampingmu. Karena detik ini hanya akan terjadi di detik tadi. Tak ada pengulangan sama sekali.

Jadi, tertawalah sekeras-kerasnya!


*Aria vol. 12

February 26, 2010

A Sudden (Pointless) Resurrection

Ampun, udah lama banget ga update blog. Mati aja dah. Haha

Ohwell, apa anda butuh alasan? Ya? Oke deh, alasannya simple: Life happens

Heran, ini bukan kali pertama lo aku nge-blog. Pertama ngeblog tuh pas kelas 7 dan itu yang plg sukses. karena udah dapet beberapa pembaca rutin dan isinya lebih berat dari pada tulisan2 ga jelas sekarang. Tapi makin tua tuh makin sibuk dan makin males. Adaaaaa aja ganjalan buat nulis, sekolah lah, ga ada inspirasi, dan sibuk hidup.

Hm, terus kalian juga pasti bertanya2. Kenapa aku suka ganti nama blog (the feature I love most from blogspot), dan kdg2 ngehapus postingan yg kemaren2. Sekali lagi jawabannya simpel: BECAUSE I'M A FREAKIN' PARANOID GIRL! atau bisa juga karena saya bosan.

Tp, sebenernya, krn Blog itu unik. Dia bisa ngasih kamu ruang buat suaramu biar kedengar sama dunia. Dan kadang sekaligus buat pelarian diri kamu dari dunia sendiri. Hm, cenderung ke manakah anda?

Aku sih yg kedua. Ha ha. karena, di dunia nyata, semuanya tertahan. (ngerti ga?)