Dimana letak imajinasi dan memori di dalam otak kita? Imajinasi yang terekam, sebuah ide atau harapan yang selalu kita bawa dan ingat. Apa terletak di tempat yang sama di mana kita letakkan ingatan kita, hal-hal yang benar terjadi? Dan apa pada satu waktu keduanya bisa tercampur?
Rasanya konyol ya mempertanyakan kebenaran ingatan sendiri. Tapi gini, kadang ada momen di hidupmu yang suriil banget, satu dua detik yang menyimpulkan segala-galanya. Ga ngerti? Haha anggap aja ini momen yang sangat berharga dan, di momen itu juga kamu tau kamu gak akan bisa ngulang ini lagi. Sampai akhirnya kamu jalan lagi dengan segala naik turunnya kehidupan, mengalami banyak momen baru dan akhirnya pada satu titik, kamu duduk, dan kamu sadar kamu udah banyaaaaaak banget berubah sampai kamu lupa gimana rasanya jadi kamu yang dulu.
Terus kamu mulai ngeluarin satu-satu kenanganmu dan, kamu sampai di ‘momen’ itu. Dan kamu tau kalo kamu yang dulu nganggap potongan ini berharga banget dan seharusnya bisa ngebuat kamu emosional dan ngalami flashback lah ato apa yang biasa ada di adegan film. Tapi nggak. Di kehidupan nyata, kamu bisa segitu banyaknya berubah sampai pas kamu liat ke belakang lagi, kamu nggak ngerasa apa-apa.
Jadi gitu yang kurasain sekarang, aku muter kembali waktu itu dan aku nggak ngerasa apa-apa. Apa aku seneng? Nggak, lebih ke lega. Dan, rindu? Ya, rindu, kaya rindu ke kawan lama. Dan takut, kenapa aku bisa gampang banget lupa? Apa aku emang gak punya apa-apa buat diinget?
Seharusnya kenanganku dicatat biar gak pudar ato apalah. Tapi ya itu, kalau dicatat gampang dibaca dan aku bakal punya kecenderungan buat terpaku di waktu itu aja. Dan sampai sekarang aku ga ngerti harus diapain potongan ini. Apa aku bersikeras maksa diri sendiri buat terus inget dan inget apapun yang terjadi? Mustahil. Apa membiarkannya berdebu?
Tapi jangan sampai mencoba menambal kekosongannya, atau kenangan ini udah gak lebih dari salah satu keping khayalan lagi
Seriously, I should read book or something to help myself rite now. Or I question myself too much and turning schizophrenic, I mean the real one
Bina is a schizo?
ReplyDeleteWhy am I not surprised?
Ane ketawa ngakak aja deh ngebaca blogmu,nduk..
Your blog is luar biasa amazing,saking amazingnya I cant berhenti reading your lovely blog :)
btw, this is Tane with her new blog account. Jaga jaga kalau situ belum tau aku pindah..