Kuliah bikin aku pikun. Bisa lupa tanggal, ini hari apa bulan apa tahun apa, dan em, melewatkan banyak ulangtahun. Jadi maaf ya teman-teman yg ulangtahunnya terlupakan. Aku juga keterlaluan ingetnya kadang baru seminggu abis tanggalnya dan baru inget, dan yaudah, mending sekalian ga ngucapin (haha parah). Jadi selamat ulangtahun ya buat semua yang terlupakan hahaha (parah banget minta ditimpuk).
Tapi menyenangkan ko, kuliah menyenangkan banget :) Mungkin di antara anak2 unpad anak geologi paling aneh. Melototin batu, ngeliat batu dibilang batunya lucu, stres. Ato ga muter-muter balok-balokan (ceritanya kristal) ribut diskusi ini bisa dipotong berapa kali jadi sama, punya inti ga, punya berapa sumbunya, dan setelah dicari-cari dan lama diskusi ternyata diambil kesimpulan: kristal yang bersangkutan ga punya apa-apa, ga punya inti, ga ada sumbu simetri, ga ada mirror, ga ada apapun; mati aja lah kristalnya.


*ceritanya* kristal
Apalagi?
Oya, jadi inget Kurt:
"suddenly our dreams show up and expect us to do something about it"
persis yang aku rasain sekarang.
Apalagi?
Oya, aku nabrak bapak-bapak hari ini, di simpang tiga depan muamalat yang istiqamah bandung. Ceritanya aku mau belok kiri, dia (naik motor) ke kanan. Gara-gara alur lalu lintasnya yang padet aku terdesak ke jalur kanan, si bapak di kiri; aku mau ke kiri, dia ke kanan, aku ga liat lampu motor bapaknya soalnya kita udah sejajar, dan pas kita belok ke arah masing-masing, nabrak deh. Keras lo. Kukira bapaknya bakal jatuh dari motor, alhamdulillah enggak. Kita ke pinggir, aku buka kaca mobil.
si bapak bilang "Kenapa neng? kan tadi udah di kasih lampu"
aku: "Maaf pak, gak liat"
terus aku keluar mobil, bapak ngebuka sepatu gosok-gosok kakinya
aku: "pak, ada yang luka gak?"
bapak: "yaaa, luka mah enggak, tapi sakit"
aku diem, ngelirik mobil, lecet. Aku tanyain lagi bapaknya katanya ga papa, dia bilang lain kali hati-hati, terus aku minta maaf, bapaknya nge-iya-in. Dan udah deh.
Maaf ya pak.
Banget. Moga bapak enggak apa-apa...
Naik mobil tuh kaya buah simalakama. Ada manisnya, gampang transport, kena hujan, angin, panas, terjang aja ga masalah. Tapi susah parkir dan tanggung jawabnya gede. Belum pertamax mahal. Hahh...
Sudahlah, I still love you car
Apalagi?
Udah dulu sih.
Dah ya, sampai jumpa di hari kosong lagi.
Oya, jadi inget Kurt:
"suddenly our dreams show up and expect us to do something about it"
persis yang aku rasain sekarang.
Apalagi?
Oya, aku nabrak bapak-bapak hari ini, di simpang tiga depan muamalat yang istiqamah bandung. Ceritanya aku mau belok kiri, dia (naik motor) ke kanan. Gara-gara alur lalu lintasnya yang padet aku terdesak ke jalur kanan, si bapak di kiri; aku mau ke kiri, dia ke kanan, aku ga liat lampu motor bapaknya soalnya kita udah sejajar, dan pas kita belok ke arah masing-masing, nabrak deh. Keras lo. Kukira bapaknya bakal jatuh dari motor, alhamdulillah enggak. Kita ke pinggir, aku buka kaca mobil.
si bapak bilang "Kenapa neng? kan tadi udah di kasih lampu"
aku: "Maaf pak, gak liat"
terus aku keluar mobil, bapak ngebuka sepatu gosok-gosok kakinya
aku: "pak, ada yang luka gak?"
bapak: "yaaa, luka mah enggak, tapi sakit"
aku diem, ngelirik mobil, lecet. Aku tanyain lagi bapaknya katanya ga papa, dia bilang lain kali hati-hati, terus aku minta maaf, bapaknya nge-iya-in. Dan udah deh.
Maaf ya pak.
Banget. Moga bapak enggak apa-apa...
Naik mobil tuh kaya buah simalakama. Ada manisnya, gampang transport, kena hujan, angin, panas, terjang aja ga masalah. Tapi susah parkir dan tanggung jawabnya gede. Belum pertamax mahal. Hahh...
Sudahlah, I still love you car
Apalagi?
Udah dulu sih.
Dah ya, sampai jumpa di hari kosong lagi.
No comments:
Post a Comment